*

ABOUT ME

Foto saya
* NAME : RAMAHADYAN F. * DATE OF BIRTH : 26 OCTOBER 1999 * OLACE OF BIRTH : PASURUAN, EAST JAVA INDONESIA * SCHOOL AT : 1 JUNIOR HIGH SCHOOL * HOBY : PLAYING COMPUTER AND PLAYING BASKETBALL * ACTIVITY : STUDY
  • Replace This Text With Your Featured Post 1 Description.
  • GO GREEN AND SAVE OUR PLANET FOR THE BETTER LIVE IN THE FUTURE.
  • GO GREEN AND SAVE OUR PLANET FOR THE BETTER LIVE IN THE FUTURE.
  • GO GREEN AND SAVE OUR PLANET FOR THE BETTER LIVE IN THE FUTURE.
  • GO GREEN AND SAVE OUR PLANET FOR THE BETTER LIVE IN THE FUTURE.
  • GO GREEN AND SAVE OUR PLANET FOR THE BETTER LIVE IN THE FUTURE.
  • GO GREEN AND SAVE OUR PLANET FOR THE BETTER LIVE IN THE FUTURE.
  • GO GREEN AND SAVE OUR PLANET FOR THE BETTER LIVE IN THE FUTURE.
  • GO GREEN AND SAVE OUR PLANET FOR THE BETTER LIVE IN THE FUTURE.
  • GO GREEN AND SAVE OUR PLANET FOR THE BETTER LIVE IN THE FUTURE.
  • GO GREEN AND SAVE OUR PLANET FOR THE BETTER LIVE IN THE FUTURE.

Jumat, 13 Mei 2011

STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN

Organ dan Sistem Organ

A. Organ
Organ merupakan bagian tubuh yang memiliki satu atau lebih fungsi tertentu. Penyusun organ adalah beberapa jenis jaringan yang terorganisir dan saling berkaitan satu dg lainnya. Contoh: usus halus, berfungsi mencerna dan menyerap sari-sari makanan. Struktur usus halus terdiri dari jaringan otot, jaringan epitel, jaringan ikat, dan jaringan saraf.

B. Sistem Organ
Sistem organ merupakan gabungan dari berbagai organ yang melaksanakan satu fungsi dalam koordinasi tertentu.
Berikut ini berbagai sistem dalam tubuh beserta fungsinya dan organ penyusunnya:
1. Gerak
Fungsi: penyokong, pelindung organ internal, alat gerak.
Penyusun: tulang & otot
2. Sirkulasi
Fungsi: transportasi darah dan cairan limfa
Penyusun: jantung, pembuluh darah, pembuluh limfa, darah.
3. Saraf
Fungsi: koordinasi aktifitas tubuh
Penyusun: otak, 12 pasang saraf kranial, 31 pasang saraf spinal, sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik
4. Kelenjar buntu (endokrin)
Fungsi: menghasilkan hormon untuk mendorong pertumbuhan, perkembangan dan koordinasi aktifitas tubuh.
Penyusun: kelenjar tiroid, kelenjar paratiroid, kelenjar pituitari dan kelenjar adrenal
5. Respirasi
Fungsi: bernapas (pertukaran udara)
Penyusun: hidung, tenggorokan/trakea, paru-paru
6. Pencernaan
Fungsi: memproses makanan
Penyusun: mulut, faring, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, anus, kelenjar pencernaan
7. Eksresi (ginjal)
Fungsi: pengeluaran sisa-sisa metabolisme, mengatur keseimbangan osmotik darah
Penyusun: ginjal, ureter, kantong kemih, uretra
8. Reproduksi
Fungsi: perkembangbiakan
Penyusun: organ kelamin pada jantan (penis, testis) dan betina (ovarium, uterus)
9. Kulit (integumen)
Fungsi: pelindung tubuh
Penyusun: kulit dan derivatnya.

Transplantasi ada 2 macam, yaitu transplantasi heteroplastik (transplantasi antara individu yang tergolong jenis berbeda dalam marga yang sama) dan transplantasi heterotopik (transplantasi antara jaringan dalam individu yang sama).


Jaringan Otot (muskulus) dan Jaringan Saraf

Jaringan otot dapat dibagi menjadi:
a. Otot polos (otot involunter/tak sadar)
Lokasi: dinding saluran pencernaan, saluran pernapasan, pembuluh darah, limfe.
Fungsi: gerak peristaltik, mengontrol diameter pembuluh darah dan pupil mata.
b. Otot lurik (otot volunter/sadar)
Lokasi: melekat pada rangka
Fungsi: gerakan tubuh
c. Otot jantung (otot tak sadar)
Lokasi: myocardium (dinding jantung)
Fungsi: kontraksi jantung (sistole dan diasistole)

Jaringan saraf
- sel-selnya disebut neuron
- bagian-bagian neuron: dendrit, badan sel saraf, selubung schwann, selubung mielin, akson.
- lokasi: otak, sumsum tulang belakang, ganglion.
- fungsi: konduktivitas (menghantar impuls)


Jaringan ikat atau penyokong

Fungsi:
- menghubungkan satu jaringan dg jaringan lain
- mengikat, melekatkan/menghubungkan berbagai alat
- mengisi & menyokong tubuh
Ciri-ciri:
- letak sel2 jaringan ikat tdk berhimpitan, jk berhubungan hanya pd ujung protoplasmanya
- memiliki komponen intraseluler/matriks
- bentuk sel tdk teratur, sitoplasma bergranula & inti sel menggelembung.
Jaringan ikat terdiri:
a. Jaringan ikat padat
Tersusun atas serabut kolagen putih & elastin, yg liat & kuat; matriks rapat/padat, ex: tendon, ligamen, fasia.
b. Jaringan ikat longgar
Tersusun banyak macam sel: fibroblas/fibrosit, sel plasma, makrofag, sel darah putih, serabut kolagen & elastin; matriks longgar. ex: diantara & di sekitar organ, pembuluh darah, dibawah kulit.
c. jaringan lemak/adipose
Bentuk longgar, tersusun dr sel2 lemak yg berdinding tipis & di dalamnya tdpt rongga yg penuh tetes lemak. ex: dibawah kulit, sekitar ginjal, bantalan persendian, & dlm sumsum tulang panjang.
d. Jaringan tulang
Merupakan jaringan penyokong, menegakkan tubuh. Sel2nya disebut: osteosit, berada dlm lakuna. Matriks mengalami pengapuran/kalsifikasi yg mengandung Ca-karbonat & Ca-fosfat; shg keras & kuat. Proses penulangan disebut: ossifikasi.
Meliputi jaringan tulang kompak dan spons.
e. jar tulang rawan/kartilago
Termasuk jaringan penyokong. Selnya disebut: kondrosit, berada dalam lakuna. Matrik elastis dan padat oleh sel2 rawan di dlm rongga matriks. Pd anak berasal dr jaringan ikat embrional/mesenkim & orang dewasa dibentuk dr selaput rawan/perikondrium. Dibedakan menjadi: kartilago hialin (trachea, permukaan tulang sendi), fibrosa (cakram antar ruas tulang belakang, simfisis pubis) & elastis (daun telinga, epiglotis, laring, pmbuluh eustachia)
f. Jaringan darah
Komponen: eritrosit, leukosit, trombosit, plasma darah. Fungsi: mengangkut sari makanan, hasil metabolisme, imunitas & pembekuan darah.
g. jaringan limfe
Komponen: limfosit, granulosit; berada dlm cairan limfe (t'diri air, glukosa, lemak & garam). Beredar dlm pembuluh limfe,& dpt keluar dr pembuluh limfe membasahi rongga2 jaringan antar sel. Fungsi: mengangkut lemak, protein & cairan jaringan.


Jaringan Epitel (ephithelium)

Jaringan hewan terdiri atas jaringan epitel, ikat, otot dan saraf.
Jaringan epitel merupakan jaringan yang melapisi permukaan/organ tubuh baik permukaan luar maupun permukaan dalam (endotel).
Berdasarkan bentuk & susunannya dibedakan:
a. Epitel pipih selapis
Lokasi: pembuluh limfe, endotel, kapsula glomerulus, alveoli, peritonium, pleura, perikardium.
Fungsi: difusi, filtrasi
b. Epitel kubus selapis
Lokasi: tubula ginjal, saluran kelenjar ludah, kelenjar keringat, permukaan ovari, permukaan dalam lensa mata, sel-sel berpigmen dari retina.
Fungsi: sekresi dan absorbsi
c. Epitel silindris selapis
Lokasi: lambung, usus, kelenjar pencernaan, kantong empedu, saltran uterus, uterus, rongga hidung.
Fungsi: sekresi dan absorpsi
d. Epitel pipih berlapis banyak
Lokasi: epidermis, vagina, mulut, esofagus, saluran anus, ujueg uretra.
Fungsi: proteksi
e. Epitel kubus berlapis banyak
Lokasi: kelenjar keringat, kelenjar minyak, kelenjar tiroid, ovarium, zakar.
Fungsi: sekresi dan ekskresi
f. Epitel silindris berlapis banyak
Lokasi: saluran kelenjar ludah, saluran kelenjar susu, uretra, laring, faring, langit-langit mulut.
Fungsi: sekresi dan pergerakan.
g. Epitel silindris berlapis banyak
Lokasi: saluran reproduksi, rongga hidung, saluran pernapasan, saluran ekskresi yang besar.
Fungsi: sekresi, proteksi dan gerakan zat
h. Epitel transisional
Lokasi: saluran kencing, kandung kemih, ureter, ginjal.
Fungsi: memungkinkan perubahan dalam bentuk.

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More